INTAN JAYA - Kehangatan menyelimuti Pos Satgas Yonif 631/Antang di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (21/5/2026). Di tengah aktivitas penjagaan, lima personel TNI yang dipimpin Sertu Syarif menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung, berbagi senyum, dan memberikan perhatian tulus kepada anak-anak yang melintas.
Kegiatan sederhana namun penuh makna ini merupakan bagian dari pendekatan humanis yang diusung Satgas Yonif 631/Antang. Tujuannya jelas: membangun jembatan kedekatan dan hubungan harmonis dengan masyarakat setempat, terutama anak-anak yang kelak akan memimpin tanah Papua.
Sertu Syarif mengungkapkan bahwa kehadiran TNI di wilayah penugasan tidak semata-mata untuk menjaga stabilitas keamanan. Lebih dari itu, mereka berupaya menghadirkan rasa nyaman dan kebahagiaan di hati warga.
"Kami ingin anak-anak merasa dekat dan tidak takut dengan kehadiran TNI. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami berharap bisa membangun kebersamaan dan membawa semangat positif bagi masyarakat, " ucap Sertu Syarif.
Ia menambahkan bahwa komunikasi yang terjalin, terutama dengan generasi muda, menjadi salah satu kunci untuk mempererat ikatan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat Papua.
Sambutan hangat dari warga Kampung Wandoga menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan ini. Anak-anak tampak antusias dan gembira saat berinteraksi, merasakan keramahan para prajurit yang menyapa dan memberikan perhatian.
"Kami senang karena bapak-bapak TNI selalu baik kepada anak-anak di kampung ini. Kehadiran mereka membuat suasana menjadi lebih hangat, " ujar Merry, salah seorang warga Wandoga, dengan senyum lebar.
Melalui rangkaian kegiatan Bhakti TNI ini, Satgas Yonif 631/Antang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga silaturahmi yang baik dengan masyarakat Distrik Sugapa. Diharapkan, upaya ini tidak hanya memperkuat rasa persaudaraan, tetapi juga turut menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan di seluruh penjuru Intan Jaya.
(PERS)

Updates.